wibiya widget

Kamis, 29 Desember 2011

[KOMPAS.COM] "Social Media", Kunci Sukses Pebisnis Internet di 2012

"Social Media", Kunci Sukses Pebisnis Internet di 2012


Rekomendasi seseorang menjadi salah satu keberhasilan sebuah produk bisa diterima masyarakat. Ini hanya salah satu saran agar startup bisa sukses.....

selengkapnya

Senin, 26 Desember 2011

[KOMPAS.COM] Sosial Media, Kunci Sukses Pebisnis Internet di 2012

Sosial Media, Kunci Sukses Pebisnis Internet di 2012


Rekomendasi seseorang menjadi salah satu keberhasilan sebuah produk bisa diterima masyarakat. Ini hanya salah satu saran agar startup bisa sukses.....

selengkapnya

Jumat, 02 Desember 2011

[KOMPAS.COM] Amankan Website Anda dari "Defacement"

Amankan Website Anda dari "Defacement"


Untuk mewujudkan Visi Indonesia 2025 melalui layanan e-Government yang aman, yang mendesak harus dilakukan adalah mengamankan website-websitenya.....

selengkapnya

Kamis, 10 November 2011

9 Kiat Berbisnis lewat Social Media

Saat ini ada banyak pebisnis pemula yang mengawali usahanya di dunia maya melalui social media. Menurut Agnes Marlita, seorang pelaku social media marketing, langkah ini dilakukan karena pengusaha-pengusaha ini pada awalnya adalah orang-orang yang memiliki pekerjaan formal tetap, tapi ingin mempunyai usaha sampingan.

"Waktu yang mereka miliki terbatas. Dengan memanfaatkan social media, seperti Facebook atau blog, mereka tetap bisa memantau dan menjalankan usaha tersebut di kantor, di sela-sela pekerjaan utamanya," Agnes menerangkan.

Dalam akun pribadinya, seorang pengusaha bisa memasukkan informasi-informasi tentang barang dagangannya. Namun, Iim Fahima Jachja, CEO dari Virtual Consulting, mengingatkan, karena pada dasarnya social media adalah ajang bersosialisasi, kita tidak bisa mengharapkan orang untuk langsung membeli ketika kita mempromosikan sesuatu. Minimal kita harus membuat mereka senang dengan keberadaan kita dulu, terutama orang atau kenalan baru. Dibutuhkan proses untuk menuju ke sana, tidak bisa secara instan.

Setelah berkenalan dan mengobrol, orang bisa tertarik dengan usaha kita. Sesudahnya barulah ia mau membeli produk yang ditawarkan. "Jadi kalau menggunakan social media, kita harus panjang sabar," tutur Iim sambil tertawa.Untuk bisa menggunakan social media secara efektif, ada tip-tip yang bisa Anda ikuti:

1. Pilih hanya satu blog.

Bentuk blog memang banyak, tapi tidak berarti Anda mesti memiliki semuanya. Supaya lebih fokus, pilih satu saja. Kita juga harus mengalokasikan waktu tersendiri untuk menjalankan blog. Kalau punya lebih dari satu blog, kita bisa keteteran, seperti mengurus banyak toko di mana-mana.

2. Buat tampilan blog yang bagus. Tidak perlu yang njelimet atau aneh, yang penting blog itu bisa menyampaikan maksud kita berjualan.

3. Hindari berpromosi dengan menulis pesan di wall seseorang dan menggunakan fitur "tag" (pada Facebook), serta fitur "mention" (pada Twitter).

Iim mengatakan, etika di social media sama saja dengan etika di kehidupan nyata. Intinya kita harus menghargai dan menghormati orang lain. "Memberi komentar, tag, dan mention sembarangan sama saja dengan mengotori isi Facebook dan Twitter seseorang. Padahal Facebook dan Twitter itu ibarat rumah. Kalau tidak ingin rumah kita dikotori, tentunya kita jangan mengotori rumah orang," tegas Iim.

4. Berpromosilah di waktu yang sudah ditentukan di mailing list.

Tujuannya adalah agar anggota-anggota lain tidak terganggu dan diskusi utama tetap terjaga.

5. Latih kemampuan menggunakan Twitter.

Karena hanya bisa menuliskan 140 karakter, kita harus pintar-pintar mencari cara yang efektif untuk bisa menyampaikan tujuan. Kita juga harus memikirkan cara agar jika ada orang yang me-retweet, isinya tidak terpotong. Menurut Iim, jalan keluarnya adalah dengan banyak berlatih dan belajar.

6. Cepat tanggap.

Kehidupan di social media berlangsung setiap detik. Dalam anggapan Iim, kalau berkecimpung di social media, kita juga harus hidup setiap detik. Namun ini bukan berarti kita harus memperbarui status setiap detik. "Jika ada orang yang berkomentar atau mengajukan pertanyaan, saat itu juga kita harus merespons," ujar Iim.

7. Cari follower sebanyak-banyaknya.

Menurut Agnes, inilah yang harus dilakukan sebagai pemula di Twitter. Kita bisa mulai dari teman sendiri. "Kita harus rajin nge-tweet informasi tentang produk," ujarnya. Kita bisa menyasar orang dengan jumlah follower yang banyak, tapi ingat, pendekatannya harus secara halus, ya. Kalau sudah tertarik, ia akan mention produk kita. Itu menjadi promosi gratis kepada follower-nya, lho.

8. Belajar dari pebisnis lain yang sudah berhasil.

Coba perhatikan blog, Facebook, dan Twitter mereka. Apa yang berbeda, itulah yang membuat mereka lebih unggul dibandingkan pengusaha-pengusaha lain. Ketika berusaha menarik perhatian calon pelanggan baru, jangan tawarkan produk itu sendiri, melainkan keuntungan yang bisa didapat karena membeli produk kita. Sebagai contoh, ketika Anda berjualan mesin cuci. Daripada menawarkan mesin cucinya, lebih baik tawarkan penghematan waktu yang didapat dari pembelian mesin cuci tersebut.

9. Selalu minta pendapat dari pelanggan.

Tanyakan kepada mereka, perbaikan atau penyempurnaan apa yang bisa dilakukan terhadap produk kita. Kalau puas, mereka akan mempromosikan usaha kita kepada orang lain. (Kompas.com)
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Senin, 03 Mei 2010

Sosial Media, Pembunuh Konsep Iklan Klasik


(Jakarta 29/4/10) Trend konsumen kini telah berubah. Jutaan orang di seluru dunia kini telah terhubung sosial media di internet. Perlahan-lahan kebiasaan baru ini membunuh konsep iklan klasik.Hal tersebut diungakap oleh Nukman Luthfie, CEO Virtual Consulting dalam seminar bertajuk Sharpening Your Social Media, bertempat di Hotel Inter Continental Jakarta, Kamis (29/4/2010).
"Sosial media kini menjadi point of content paling mesra bagi konsumen," ujarnya kepada peserta seminar yang berjumlah diatas 100 peserta.
Ia pun memberi contoh konsep iklan klasik era David Ogilvy, yang menebar brand awarnes kemana-mana. Hal tersebut kini tak lagi efektif. Sebagai gantinya, pendekatan interpersonal ke konsumen melalui sosial media kini lebih penting. "Listening first, selling second. Anda harus lebih dekat dengan konsumen, tanpa menyinggung brand," tambahnya.
Perbedaan Advertising tahun 1980 vs 2009
Di tahun 1980, penggunaan media klasik untuk menanamkan brand awareness adalah hal yang efektif. Di tahun itu pengiklan banyak memasang produknya di Surat kabar, radio, TV/Cinema, poster/billboards, dan secara direct marketing.
Kini, tren tersebut telah berubah. Lalu, media apa yang paling efektif untuk 'menancapkan kuku-kuku' sebuah brand di masyarakat? Sebut saja YouTube, facebook, twitter, Google, Yahoo!, aplikasi mobile, in-game advertising, dan masih banyak lagi. Serentetan media tersebut kini mulai banyak digunakan suatu perusahaan untuk memperluas pasar mereka.
Salah satu contoh perusahaan yang cukup sukses dengan penggunaan strategi sosial medianya adalah Dell. Perusahaan ini membuktikan bahwa Twitter dapat menjadi alat marketing yang ampuh. Dengan rajin menuliskan tweet (status), Dell sukses meraup penjualan luar biasa.
Outlet Dell pun menggunakan Twitter untuk menginformasikan kabar terbaru, seperti penjualan, kupon dan diskon-diskon yang sedang digelar.
Dell memposting info-info khusus, sekaligus menjawab pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan konsumennya. Para konsumen berhasil digiring ke situs resmi Dell yang berujung dengan pembelian produk mereka. Bagi Dell, Twitter telah menjadi bagian dari operasional marketing perusahaan. Lebih dari 100 pekerja melakukan tweet kepada konsumen mereka masing-masing. Alhasil Dell memiliki 1,5 juta follower, dengan keuntungan akhir tahun mencapai sekitar Rp. 61 miliar.
Kenalilah Influencer Produk Anda
Pada suatu kasus, Nukman memberi contoh penggunaan twitter lebih efektif dari pemasangan iklan dimana-mana. Misalnya jika seorang konsumen bertanya kepada jurnalis yang ia follow di twitter, soal merek laptop apa yang cocok dengan dia. Seandainya sang jurnalis menyarankan merek A, pasti konsumen akan ter-persuasif dengan lebih yakin sebelum membelinya.Nah, konsep-konsep strategi sosial media seperti ini, dirasa lebih efektif dari pemasangan produk iklan di TV, billboard atau media cetak. Maka Nukman pun memberi nasehat kepada peserta seminar yang kebanyakan berprofesi marketing dan PR. "Maka kenalilah influencer produk anda di social media, karena orang ngobrol itu pengaruhnya besar," paparnya. (detik.com)

Selasa, 02 Maret 2010

Website ISLAM YANG BENAR

Ada sebuah website yang menarik dengan judul ISLAM YANG BENAR. Menurut pengelolanya, semua isinya tentang Islam yang benar menurut penelitian sejarah. Segala hal terkait dengan Islam dibahas di sana. Bahkan semua yang mengakui Abraham sebagai Bapak segala bangsa, juga di bahas disana.
Lahirnya Islam dengan latar belakang sejarah dan agama yang ada dibahas sangat gamblang dan jelas. Semuanya juga pake referensi atau buku sumber yang menjadi acuannya.
Salah satu yang menarik adalah terkait dengan Isa Almasih.
Melihat dari bahasanya, apa yang ditulis dalam website ini dalam bahasa Melayu yang mirip bahasa Indonesia.

Senin, 01 Maret 2010

Ada Forum Anti Kristus di Facebook


Ada sebuah forum anti-kristus di Facebook dengan alamat http://www.facebook.com/group.php?gid=153604409617&ref=share#!/group.php?v=wall&ref=share&gid=153604409617 hingga pada saat ini (2 Mar 2010) anggotanya semuanya sudah ada 1.673 orang.
Inilah kebebasan berekspresi. Dari tautan yang ada, banyak tautan yang melecehkan agama Kristen (pengikut Kristus). Forum ini sungguh-sungguh bertentangan dengan Pancaila.
Motto forum ini yang dirumuskan oleh pengurusnya adalah ALLAHU AKBAR.....Qt grup anti Yesus bersatuu...BUNUHLAH UMAT KRISTUS YG BNYAK......
Harapan saya sebagai pecinta NKRI, forum ini harus segera diblokir.

Pengikut